Melihat Isi Museum Pembela Tanah Air

38

wisatabogor.id – Di Kota Bogor inilah pertama kali diselenggarakan pembentukan taruna-taruna yang kemudian melahirkan perwira-perwira Tentara Sukarela Pembela Tanah Air, Tentara Kebangsaan Indonesia. Dan, Monumen Museum Pembela Tanah Air (PETA) ini merupakan tempat bersejarah lahirnya perwira-perwira yang andal dan bermental tangguh. Di tempat inilah para perwira PETA digodok dan dilatih lahir maupun batin.

Jepang pernah mengeluarkan sebuah dekrit untuk membentuk Tentara Sukarela Pembela Tanah Air (atau disingkat: PETA) dengan maksud untuk membantu Jepang dalam menghadapi serangan Sekutu. Kemudian, waktu terus berjalan, hingga pada akhirnya, korps tentara inilah yang akhirnya menjadi cikal bakal ketentaraan Indonesia dalam meraih kemerdekaan Indonesia dan mempertahankannya. Maka tak heran kalau nama museum tersebut pun diambil dari nama nama PETA, sehingga menjadi: museum Pembela Tanah Air. Melihat Isi Museum Pembela Tanah Air.

Di museum ini kamu akan mendapati banyak kisah perjuangan PETA menuju Indonesia merdeka. Adanya museum ini penting, karena dapat menumbuhkembangkan rasa nasionalisme yang kuat pada generasi penerus, di tengah gempuran arus zaman yang telah melunturkan rasa kebangsaan.

Melihat Isi Museum Pembela Tanah Air (PETA) didirikan pada tahun 1996 oleh Yayasan Pembela Tanah Air atau YAPETA yang di dalamnya memuat 14 diorama mengenai perjalanan perjuangan para pahlawan PETA. Sebagai salah satu aset negara yang merupakan kontribusi YAPETA kepada pemerintah, monumen ini berniat untuk menjaga sejarah agar tidak bercerai berai dan terpecah belah.

BACA JUGA:  Wisata Alam Hutan Pinus Gunung Pancar di Bogor

Museum Pembela Tanah Air

Museum ini menempati dua buah ruangan di sebuah gedung dan halaman di Kompleks Pusdikzi TNI Angkatan Darat, sekitar 500 m arah dari Istana Bogor.
Lokasi Monumen dan Museum PETA Bogor berada di kiri Jalan Jenderal Sudirman, dengan patung Sudirman dan Supriadi gagah berdiri di halam depan, ditemani dua tank tempur. PETA, Pembela Tanah Air (Kyodo Bo-ei Giyugun), adalah pasukan tentara pribumi yang dibentuk Jepang pada 3 Oktober 1943 berdasarkan maklumat Osamu Seirei No 44 yang diumumkan Panglima Tentara Keenambelas, Letnan Jendral Kumakichi Harada, sebagai Tentara Sukarela.

BACA JUGA : Singgah Di Kampung Budaya Sindangbarang

Pelatihan pasukan PETA di masa itu dipusatkan di kompleks militer Bogor yang diberi nama Jawa Bo-ei Giyûgun Kanbu Resentai. Tempat itu adalah dimana Monumen dan Museum Pembela Tanah Air (PETA) Bogor ini berada.

Monumen dan Museum PETA di Pusdikzi Kodiklat TNI AD Bogor ini diresmikan oleh HM Soeharto. Salah satu dari 14 diorama di dalam monument ini menjelaskan bahwa pada tanggal 3 Oktober 1943 bertempat di bekas Kesatriaan tentara KNIL/Belanda, Pabaton Bogor (sekarang menjadi Jalan Jenderal Sudirman) diselenggarakan pendidikan Perwira Tentara Sukarela Pembela Tanah Air. Di dalam monumen ini juga terdapat Patung Sudancho Supriadi yang pernah menjadi Komandan Pleton PETA. Patung itu berdiri di bagian depan Museum PETA yang berdiri berjejer bersama patung Jenderal Sudirman.

Anda mungkin juga berminat