Pemandangan di Gunung Batu Jonggol

116

wisatabogor.id – Gunung Batu beralamat di Desa Sukaharja, Sukamakmur, Bogor, Jawa Barat. Tapi gunung ini lebih populernya disebut sebagai Gunung Batu Jonggol. Akses menuju Gunung Batu Jonggol terbilang cukup rumit. Untuk mencapai lokasi kita harus membawa kendaraan pribadi, bisa motor atau mobil. Petunjuk arah masih sangat langka, jadi kita akan sangat mengandalkan gmaps atau aplikasi sejenisnya.

Rute menuju bukit itu, bila kita datang dari Jakarta, dalah : Jakarta – Cileungsi – Jonggol – Mengker – Gunung Batu. Jaraknya sekitar 55 km dari ibukota. Di Mengker kita bisa memarkir kendaraan roda empat dengan biaya Rp 15 ribu. Tentu saja bukan biaya resmi. Umur destinasi wisata bogor ini memang masih tergolong bayi karena baru dibuka akhir 2014 lalu. Saat memulai perjalanan pendakian, selain fisik harus bugar, mata pun harus selalu awas. Jalur pendakian yang akan ditempuh didominasi bebatuan dan tanah yang rawan longsor. Di beberapa spot, kondisinya malah cukup curam. Pemandangan di Gunung Batu Jonggol.

Dari puncak Gunung Batu kita akan melihat betapa indahnya hamparan lembah hijau yang membentang di segala arah, cukup untuk bikin kita nggak nyangka ada tempat secakep ini yang ternyata nggak jauh-jauh amat dari Jakarta. Selain itu, dengan ketinggian minimalis 875 mdpl, bikin cuaca di Gunung Batu terasa tidak terlalu panas.

Gunung Batu Jonggol
Gunung Batu Jonggol
sudah ada camping ground, lengkap dengan lahan parkir dan toilet yang diairi dengan mata air pegunungan–yang semuanya itu dikelola oleh masyarakat sekitar. Di sini ada dua titik yang dapat dijadikan lokasi camping ceria yakni di Pos 1 dan Pos 2, lahan parkir 24 jam tersedia di dua titik juga yakni Basecamp (mobil, motor) dan Pos 1 (khusus motor), nggak mau kalah toiletnya juga ada dua yakni di jalur antara basecamp-Pos 1 dan di Pos 1.

BACA JUGA:  Bertamasya bersama keluarga ke Jungleland Bogor

Untuk topografi, Gunung Batu itu more-less cocok buat para petualang alam bebas,  tingkat kesulitannya relatif rendah tapi cukup ampuh untuk membawa kita bernostalgia pada trek pendakian gunung. Di awal pendakian kita akan ditawarkan trek ceria a la Persami, sedikit bikin ngos-ngosan tapi masih bisa stay cool di depan gebetan. Kemudian dari Pos 2  sampai puncak mulai deh jalurnya bikin dag-dig-dug karena hanya berupa jalan setapak lengkap dengan  jurang di sisi kanan-kiri , dan yang cukup greget adalah satu tanjakan tepat sebelum puncak yang mengharuskan kita ber-rock climbing ria, pada titik ini kita akan paham kenapa gunung ini dinamai Gunung Batu.

Di puncak Gunung Batu, terasa perjalanan yang dijalani tadi begitu sepadan dengan hasilnya. Tak terasa sia-sia kalau akhirnya kita berhasil berdiri di hamparan hijau pegunungan yang ada di sekitar Gunung Batu Jonggol. Melihat ke bawah, terbentang luas alam di bawahnya. Dari puncak, kita akan terpukau dan takjub kala menyaksikan langsung panorama alam dengan gradasi warna hijau yang menghampar sejauh mata memandang. Rumah-rumah penduduk berupa titik-titik kecil nampak begitu jelas. Pemandangan di Gunung Batu Jonggol.

Anda mungkin juga berminat